Tuesday, November 9, 2010

Marahkah Tuhan Kepada Kita?

Hingga postingan ini q tulis, negaraku tengah dilanda bencana alam yang tiada hentinya. Bencana gempa bumi dan tsunami meluluhlantakkan Mentawai. Di ujung Timur, gempa bumi juga menggoyang daerah Wasior, Papua. Pulau Jawa tak mau ketinggalan. Gunung Merapi meletus dengan dahsyat sehingga memakan banyak korban. Ratusan manusia meninggal akibat bencana alam. di Indonesia. Ribuan saudara kita beramai-ramai mengungsi menyelamatkan diri.

Jujur, hatiku trenyuh melihat cobaan yang dirasakan oleh saudara-saudara kita yang tertimpa bencana. Sejenak q merenung. “TUHAN, APAKAH ENGKAU MARAH TERHADAP KAMI?”

Bencana datang tiada henti, salahkah aku berpikir demikian? Kembali q merenung. Membuka kembali memori akan apa yang telah kita lakukan kepada alam? Kita sering merusak alam dan isinya. Hutan dibabat, diganti dengan mall dan pemukiman. Pasir-pasir d sungai diangkut melebihi batas, hewan2 dibantai secara kejam, dan yang paling parah adalah sikap kita sendiri sebagai manusia.

Pemimpin, wakil rakyat, dan petinggi-petinggi tega melakukan korupsi. Rakyat kecil ditelantarkan, mereka sibuk dengan urusan perut mereka masing-masing. Mereka tidak mau tahu kondisi rakyatnya. Tuhan tidak mungkin marah, dia hanya memperingatkan kita melalui bencana alam yang kita terima. Justru Tuhan itu baik seperti orangtua kita. Saat kita nakal, orangtua kita akan memarahi bahkan tidak segan-segan untuk menjewer kita.

Tuhanpun demikian. Ia menjewer telinga kita melalui bencana yang kita rasakan ini. Hal ini dilakukan agar kita dapat merefleksikan diri…. Berubah menjadi lebih baik, lebih mencintai alam sekitar dan mengasihi sesama..

So, buat saudaraku yang terkena bencana, tetap semangat dalam menjalani kehidupan mendatang… Kita selalu berusaha membantu kalian dalam berbagai situasi dan ingatlah bahwa “TUHAN TAK PERNAH MENGINGALKAN KITA” ^_^

(fspdn121)

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Top Web Hosting | manhattan lasik | websites for accountants